Skip to Content

CEREMONY PENANDATANGANAN PERJANJIAN PERALIHAN PSC

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) resmi mengalihkan pengelolaan Lembaga Sertifikasi Sistem Manajemen Pertamina Standardization & Certification (PSC) kepada PT Adi Askara Bumi (AAB), unit usaha Pertamina Foundation. Penandatanganan perjanjian berlangsung di Hotel Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Selasa, 30 September 2025.

PSC selama ini berperan sebagai lembaga sertifikasi independen berbasis ISO 17021-1:2015 dan telah terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN). Namun, sejalan dengan Kebijakan Imparsialitas KAN Nomor 3422/4.c3/SM/11/2022 serta keterbatasan PSC dalam menjangkau pelanggan internal maupun eksternal, PT Pertamina (Persero) dan Pertamina Foundation telah melakukan pembahasan intensif selama dua tahun terakhir dan diputuskan bahwa pengelolaan PSC diputuskan dialihkan ke PT Adi Askara Bumi yang merupakan unit usaha dari Pertamina Foundation.

Penandatanganan perjanjian dilakukan oleh Direktur PT Adi Askara Bumi yaitu Bapak Ikhsan Salman dengan SVP Human Capital Development PT Pertamina Persero yaitu Ibu Rini Widiastuti, dan disaksikan oleh Direktur SDM PT Pertamina (Persero) Andy Arvianto, President Director Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari, Direktur Operasi Pertamina Foundation Gusman Adiwardhana, Direktur Keuangan Pertamina Foundation Tito Rahman Hidayatullah, VP Organization Capability Dewi Oktavia Husain, serta jajaran pengurus PSC dan AAB.

Direktur SDM PT Pertamina (Persero), Andy Arvianto, menyampaikan bahwa pengalihan ini dilakukan untuk menghindari konflik kepentingan sekaligus meningkatkan kemandirian dan pengembangan bisnis PSC ke depan. Selain  itu, PT Adi Askara Bumi yang saat ini masih mengerjakan proyek berbasis permintaan klien, didorong segera merumuskan core business agar mampu bersaing di sektor sertifikasi. Pertamina juga memberikan dukungan dengan mendorong anak perusahaan afiliasi menggunakan jasa sertifikasi PSC di bawah AAB, di samping membuka peluang pasar non-captive yang juga tidak boleh diabaikan.

Momentum pengalihan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat daya saing dan keberlanjutan bisnis sertifikasi Pertamina di masa mendatang.